You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Walikukun
Desa Walikukun

Kec. Widodaren, Kab. Ngawi, Provinsi Jawa Timur

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI DESA WALIKUKUN KECAMATAN WIDODAREN KABUPATEN NGAWI

Perkuat Sinergi Pencegahan Stunting, Pemerintah Desa Walikukun Gelar Acara Rembug Stunting Tahun 2026

Administrator 26 Juni 2026 Dibaca 93 Kali
Perkuat Sinergi Pencegahan Stunting, Pemerintah Desa Walikukun Gelar Acara Rembug Stunting Tahun 2026

WALIKUKUN.DESA.ID - Dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting dan mewujudkan generasi emas yang sehat serta produktif, Pemerintah Desa Walikukun secara resmi menyelenggarakan acara Rembug Stunting Desa Walikukun. Kegiatan krusial ini dilaksanakan dengan khidmat pada hari Jum'at, 26 Juni 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Desa Walikukun. Acara ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, kader posyandu, tim penggerak PKK, tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, BPD serta tokoh masyarakat desa.

Rembug Stunting ini menjadi wadah musyawarah penting guna merumuskan langkah komprehensif, terpadu, dan berkelanjutan dalam mengintervensi kasus stunting di tingkat desa. Berdasarkan dokumen perencanaan strategis dan catatan resmi yang dirumuskan dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Desa Walikukun menetapkan program prioritas yang berfokus pada intervensi spesifik dan sensitif pada sasaran utama.

Adapun rincian program kerja yang disepakati untuk segera direalisasikan berdasarkan hasil musyawarah adalah sebagai berikut:

  1. Remaja Putri dan Calon Pengantin (Catin): Program difokuskan pada pencegahan anemia sejak dini, meliputi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara berkala bagi siswi kelas 7 SMP, serta pemberian TTD dan sertifikat layak hamil bagi catin melalui kerja sama dengan KUA.

  2. Ibu Hamil (Bumil): Meliputi pendampingan intensif bagi bumil KEK (Kurang Energi Kronis) oleh kader, pemberian TTD untuk bumil anemia, penyediaan PMT lokal selama 120 hari untuk 4 bumil prioritas, gerakan orang tua asuh bumil KEK, serta edukasi gizi di kelas ibu hamil dan SSI.

  3. Ibu Menyusui (Busui): Berfokus penuh pada pemberian ASI Eksklusif guna memaksimalkan imunitas dan tumbuh kembang bayi secara optimal.

  4. Bayi & Balita Usia 0-59 Bulan: Rencana intervensi mencakup penyediaan PMT lokal, gerakan orang tua asuh bagi balita stunting, pendampingan rujukan, pelaksanaan Tes Mantoux, kerja sama khusus dengan Dompet Dhuafa untuk intervensi 2 balita, serta edukasi gizi kelas ibu balita.

Kepala Desa Walikukun menegaskan bahwa kehadiran data yang valid serta pelaporan yang tertulis secara rapi, akan menjadi acuan utama pemerintah desa dalam menentukan arah kebijakan anggaran dan pengerahan kader di lapangan agar tepat sasaran demi mewujudkan target zero stunting.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image